

NOV 27, 2007@00:00 WIB | 764 Views
Hembusan akan ramainya pagelaran kontes SQ ABT Bandung semakin kencang terasa menjelang detik-detik dimulainya kontes. Rumor menyebutkan sebuah mobil akan turun dengan budget dan spesifikasi termahal yang pernah ada dalam sejarah kontes SQ jika tak mau berlebihan. Rencana turun dikelas FFA semakin membuat penasaran HIN yang menjadi pelaksana kontes.
Apalagi dikelas ini nama-nama petarung sejati SQ sudah dipastikan akan ikut meramaikan dengan masing-masing kendaraan andalannya. Nama besar Mobiltronik di belakangnya membuat rasa penasaran secara perlahan mulai terjawab. Dan Hwe Hwe sebagai pemilik mobil mempercayakannya pada Indra selaku punggawa Mobiltronik Solo untuk meramu jurus yang tepat sesuai dengan harapannya.
350 Million For FFA Class
Hmm� FYI aja, konon dana yang disedot untuk system yang terpasang tak kurang dari 350 juta hanya untuk piranti audionya saja. Penasaran seperti apa? Sekarang mari kita intip satu persatu perangkat yang terpasang di dalamnya. Ketika membuka pintu belakang Honda Odyssey hasil racikan Mobiltronik Solo, kita akan dibuat kagum dengan tersusun rapinya dua buah power Audison HV Venti.
Line up tertinggi dari pabrikkan Audison ini disandingkan dengan processor Alpine F#1 Status untuk menghandle speaker 3 way dan speaker centre di kabin depan. Terdiri dari Focal Beryllium untuk tweeter, mid range dari MP9 dan mid bass dari Seas Excel. Untuk centre-nya dipercayakan pada FA2 dan Focal Beryllium.
Sebuah processor lainnya dipercaya menghandle dua buah sumber tenaga dari Jerman, yaitu Brax dengan pilihan Graphic Edition. Masing-masing dipercaya memasok speaker surround dengan kombinasi FA2 dan Focal Beryllium. Sebuah power Brax lainnya ditugaskan mengawal subwoofer Fabulous Acoustic FA1.
Kosmetik Motorized
Kendaraan yang juga dipersenjatai dengan body kit asli dari Jepang ikut mengaplikasikan suspensi system adjustable dari Tein. Hasilnya pun dirasa sepadan setelah menyabet kategori The King of Sound Quality pada gelaran SCSC Surabaya yang lalu. Sedangkan pada ABT Bandung kali ini Odyssey dengan pelek Spirits dimensi 20 inchi ini berhasil merebut posisi pertama untuk FFA Class. Sistem perkabelan pun harus melewati distribution block yang disediakan oleh Brax dan Furutech. Tak hanya itu, Indra mempercayakan kabel RCA pada Audioquest sedangkan kabel speaker mengambil merek Dominations dan Merlin. Kosmetik pun menjadi perhatian Hwe Hwe dengan memasukkan nuansa show off lewat pemakaian system motorized untuk membuka ruang ban serep dengan boks sub sebagai penutupnya. [arief/HIN Magz]