HOME
CONTACT & INFO
  LOGIN    SIGN UP
Kamis, 23 Mei 2013    |   Cart (0)

Jakarta, 2 - 3 Desember 2006

Final Battle ABT 2006: Hati-Hati Penampilan Bisa Menipu!

0 Comments

Women! Cars! DJ´s! More women! Does it seem like we are throwing random words around? It wouldn´t if you were able to make it to this weekend´s Final Battle Djarum Black Cappuccino Autoblackthrough 2006...

Dahsyat inilah kesan pertama saat Autoblackthrough.com menginjakkan kaki di Plenary Main Lobby Hall JCC, Sabtu [2/12]. Ini merupakan hari pertama pergelaran Final Battle, The Hottest Hi-Tech Modification Car Djarum Black Cappuccino Autoblackthrough [ABT] 2006.

Mobil-mobil dengan modifikasi super gila bertebaran di kiri kanan jalan yang dikemas dalam tema besar tahun ini "On The Street", dengan display yang sedemikian rapi hingga enak untuk dipandang mata.  

Melangkah lebih kedalam memasuki main hall, pemandangan tampak lebih dahsyat lagi karena disinilah tempat episentrum semua aktivitas Final Battle ABT dipusatkan. MC Jodi yang sudah menjadi langganan acara ini berkuasa penuh atas stage double deck seluas 12x5 meter persegi itu. Masih didalam main hall, aneka booth sponsor dan fun games mengisi di kiri kanan panggung. Majalah Hot Import Night, Motor Trend, dan Kent Tatto, Mini Bar, serta Celebrity Pool.

Pada hari pertama pengunjung dihibur oleh live band dari Cleo yang seluruh personelnya perempuan dan penyanyi R&B, Sania. Fashion show dan sexy dancer merupakan acara yang paling ditunggu oleh para pengunjung yang kebanyakan didominasi kaum laki-laki ini.

Andalkan Kualitas dan Performa
 
Dari 200 lebih mobil peserta, ada beberapa yang sangat menonjol penampilannya. Diantaranya Mobil Subaru RX Version 6 yang sudah dibabat habis hingga meninggalkan sasis saja. Kap mesin membuka ke depan dengan sistem motorize layaknya ponsel sliding. Kap mesin beserta headlamp dan spoiler ikut terdorong kedepan.

Sementara itu kemudi digeser ke tengah mengadopsi konsep single seater pada F1. Demikian juga dengan tempat duduknya memiliki sistem kerja serupa dengan kap mesin. Mobil ini dibuat sengaja tidak berpintu dan untuk bisa masuk ke kokpit cukup lewat dari belakang. Finishing yang cukup rapi dan halus serta kegilaan konsep membuat pengunjung betah berlama-lama memandangi mobilnya. Banyak dari pengunjung yang menjagokan Mobil Ryan bakal terpilih sebagai The Champion ABT 2006.

Tak kalah dahsyatnya dengan Subaru Ryan yang berkonsep extreem futuristic, pendatang baru dari Jakarta, Nisan S-15 milik Christian Coujin menampilkan modifikasi extreem elegan yang cukup mumpuni. Christian yang mantan juri final Battle tahun lalu seakan mengerti keinginan juri dari NCCA, mobil seperti apa yang akan dipilih menjadi the Champions tahun ini.

"Disaat orang lain membedah mobilnya dengan penambahan ini-itu saya justru sebaliknya dengan mengurangi komponen yang ada pada mobil untuk menjadi se-simple dan se-ringan mungkin. Dan yang lebih penting modifikasi yang kita lakukan sebanding dengan performa saat digunakan," tandas Christian yang memilih tema asli Jepang, drift untuk tampilan mobilnya.

Masih penasaran dengan mobil-mobil unggulan kontestan?...Teknik airbursh menjadi alternatif lain dalam menampilkan kegilaan di final battle ABT kali ini. Tengok saja warna-warni serta ide kreatif yang disemburkan pada body kit Ford Ranger 2004 milik Ayung dari Kramat Motor Jakarta.

Seluruh body kitnya diselimuti ornamen bertema alien dengan warna biru. Sementara bagian belakang dibuat dudukan audio video yang mengusung konsep terowongan waktu. Prestasi yang pernah diraih Ayung diantaranya juara kategori Airbrush, dan Juara Audio di ABT Surabaya tahun 2006.

Tema Alien tak hanya dimiliki oleh Ayung tetapi ada puluhan mobil lainnya yang mengusung tema serupa di Final Battle ABT. jadi persaingan akan semakin ketat untuk kategori The Best Airbrush.

Lantas bagimana dengan kans para The King dari masing-masing daerah; Bandung, Makassar, Medan, Surabaya, dan Yogyakarta? Tiga wakil dari, Bandung, Makassar dan Medan turut  berpartisipasi dengan tampilan updgrade fresh mobilnya, sedangkan dua kota terakhir [Jogjakarta dan Surabaya] tidak bisa berpartisipasi karena alasan tertentu. Ketiga The King dari daerah ini juga tak kalah dahsyatnya dalam melakukan perombakan. Dan yang jelas mobil-mobil peserta final battle memiliki kualitas dahsyat yang patut diperhitungkan.

Sistem Penjurian Berbeda Dengan Tahun Lalu

Penampilan bisa menipu...wejangan satu ini tampaknya cukup efektif bagi panitia untuk menentukan sistem penjurian yang benar-benar fair. Apalagi dengan hadirnya dua juri dari NCCA [National Custom Car Association], sistem penjurian final battle kali ini mengalami perubahan.

Kalau dulu juara ditentukan hanya sekedar dari apa yang tampak dan faktor suka atau tidak suka, tapi kini akan dilakukan pengetesan untuk semua system dan perangkat tambahan yang dipasangkan pada mobil. Selain konsep modifikasinya, mobil akan dinilai juga dari segi performanya. Apakah semua perangkat modifikasinya berjalan maksimal atau tidak.

"Karena ini final battle, dan bobotnya tinggi apalagi kita mengundang juri dari Amerika [NCCA] maka kita ingin mendapatkan The Champion benar-benar dari mobil yang layak untuk gelar itu. Nanti para mobil kandidat akan dites dan diuji coba performanya [speed, engine power, pengereman dll] di jalanan sesungguhnya dan penilaian seperti ini biasa dilakukan oleh juri dari luar negeri," tegas Reza ketua panitia final battle ABT 2006.

Reza juga menambahkan bahwa tahun-tahun sebelumnya pernah ada yang mencoba mengelabui juri dengan hanya menempel-nempel komponen yang sebenarnya tidak ada fungsinya sama sekali namun dibilang bahwa komponen itu berfungsi untuk ini dan itu. Kini hal seperti itu tidak akan terjadi lagi. "Kita tak mau menjadikan mobil dummy sebagai juara!"pungkas Reza.[heri/foto:heri/rico]

 
 
 

JOIN THE DISCUSSION

YOU NEED TO BE A BLACKXPERIENCE MEMBER TO LEAVE YOUR COMMENT.
 
Username :
Password :