0 Comments
Sama saja seperti daerah-daerah lainnya, yang namanya SPG [Sales Promotion Girl] di ajang Final Battle Djarum Black Cappuccino Autoblackthrough [ABT] 2006, selalu menarik perhatian pengunjung. Tak cuma lantaran cantik, tapi juga karena mereka "diharuskan" menjelaskan tiap detil mobil yang dijaganya, mau tidak mau, kesempatan itu dipakai untuk sekedar iseng ngobrol atau juga bertanya.
Sama halnya dengan Irma [24]. Cewek yang wajahnya tidak asing di event-event yang membutuhkan SPG ini mengaku, acara besar seperti ABT ini bukanlah yang pertama dilakoninya. "Saya sudah sekitar 3 tahunan menjadi SPG. Lumayan untuk menambah penghasilan," jelas cewek putih yang mengaku jebolan salah satu perguruan tinggi terkemuka di Jakarta Barat.
Selalu menebar senyum, rok pendek dan baju tanpa lengan, memang "menarik" pengunjung untuk sekedar meliriknya. "Selama tidak macam-macam sih masih saya layani kok," tutur cewek yang mengaku tidak tahu banyak tentang dunia modifikasi. "Toh pengetahuan soal mobil yang saya jaga inipun tidak terlalu dipentingkan," sahut cewek berwajah oriental ini kalem.
Irma mengaku tidak mengunakan jasa agen untuk mendapat order sebagai SPG. "Biasanya teman-teman yang nawarin. Saya sih senang-senang saja, karena secara penghasilan juga lumayan," tukas perempuan yang beberapak kali kepergok menjaga produk salah satu minuman kesehatan.
Sayangnya, ketika ABT.com ingin bertanya soal mobil yang dijaganya, Irma sembari tersenyum mengaku tidak tahu banyak. "Besok saja mas, pemiliknya bakal datang kok," ujarnya mengelak. Irma juga menolak ketika dimintai nomor hanphonenya, "Email saja mas," imbuhnya. Sayangnya juga, email Irma hanya untuk redaksi ABT.com...[joko/foto: heri/rico]