0 Comments
Rasanya pantas memang jika modifikasi Honda Civic yang digawangi sang empunya Erwin (22) dari New-D ini terpilih sebagai salah satu King Nominee di ajang Autoblackthrough 2008 (16-17/8) seri Medan. Bermodal konsistensi dan modifikasi yang ga tanggung-tanggung demi mengusung tema yang dikejar, Wiwi, begitu dia kerap disapa, berhasil menggawangi leburan dua varian Honda ini dalam satu hiper kreasi mencuat ala JGTC (Japanese Grand Touring Car Championship).
"Inspirasi awal sih memang dari mainan tamiya JGTC kepunyaan di rumah, dan dari sini juga saya coba bangun sepresisi mungkin dengan acauan modelnya," ungkap Wiwi ketika ditanya mengenai ide dan tema awal modifikasi miliknya Minggu (17/8).
Dengan bekal pengalamannya sebagai The King Nomine tahun 2007 lalu, Wiwi yang target minimalnya sebagai The King Nominee kali ini memang coba mendatangkan Civic lansiran 2005 miliknya ini melalui konversi total yang sebagian besar mengacu pada spek impresif Integra Type-R. "Dari mesin spek sampai kaki-kaki semuanya hampir mengadopsi spek Integra, sedangkan untuk part orsi Civic sendiri yang masih saya pertahankan cuma lampu depan dan kaca depan," tutur Wiwi kembali.

Memang jika kita tengok pada spesifikasinya, mulai dari sektor mesin yaitu aplikasi Engine K2O, transimisi 6 speed, ECU, Wiring Kit hingga pada bagian kaki-kaki dan interior dimana beberapa part utama seperti Wheel Hub, Hub Bearing, Knuckle, Comp Steering, Joint Steering hingga Drive shaft, kesemuanya total mengadopsi Integra Type-R DC 5 disana. "Kalo untuk kesulitan terbesar sendiri memang kita butuh waktu cukup lama dalam pengerjaan chop chassis, kaki-kaki, super wide body conversion sama aplikasi mesin," tukas sang empunya yang kemudian mengaku membutuhkan waktu total satu tahun dalam proses modifikasinya ini.
Namun sayang, sebagai salah satu syarat penilaian king nominee, kemampuan sang Civic Takata New-D yang diuji melalui Dyno Test kemarin belum bisa ikut menegaskan totalitas konversi racing car miliknya ini. Hanya mencetak angka tertinggi 88,5-HP pada kecepatan 108 km/jam dalam dua kali uji cobanya, hasil ini seolah sedikit banyak telah diprediksi sebelumnya oleh sang pemilik.
"Satu hal yang kita anggap kekurangan mungkin pada bobot body yang agak berat karena terbuat dari plat dan aplikasi full audio," ujar Wiwi pada tim www.autoblackthrough.com jauh sebelum dyno test dilakukan.
Terlepas, Civic Takata New-D ini pun tidak begitu saja pulang dengan tangan hampa, beberapa penghargaan seperti Best Body Conversion, Best Sedan, Too Damn Low, Best People Choice Car dan Best Honda yang dianugerahi, sedikit banyak menjadi pengakuan atas eksistensi hiper kreasi miliknya ini. [ayd/timABT]