0 Comments
Kehadiran motor-motor sport berkapasitas menengah dipasar sepeda motor Tanah Air berimbas pada semakin beragamnya kelas-kelas baru untuk dunia modifikasi. Jika dulu dunia modifikasi jarang dihiasi motor-motor bergenre sport, sekarang malah terbalik, motor-motor sport semakin marak memperlihatkan eksistensinya didunia modifikasi. Hengky dari Xtreme Motor Samarinda salah satunya, modifikator yang satu ini mengkhususkan dirinya sebagai builder motor-motor sport berkapasitas besar, dan sebagai jagoannya Hengky membawa Kawasaki Ninja 250 bergaya MotoGP diajang Black Motodify yang kali ini singgah di Kota Balikpapan.
Berbekal Kawasaki Ninja 250 keluaran 2011 Hengky memutuskan merubah total tampang si Ninja untuk mendapatkan bentuk motor yang sesuai dengan keinginannya, maka tak ayal hanya bagian jok dan mesin yang masih terlihat standar. Ubahan dimulai dengan membuat jubah (fairing) baru untuk Kawasaki Ninja, jubah baru ini cukup menarik karena berbeda jauh dengan beberapa jubah plug n play yang tersebar dipasaran. Proses pemasangan juga terlihat rapih dengan tidak menyisakan ruang diantara fairing dan rangka yang membuatnya tampak kokoh, padat dan berisi. Untuk mendapatkan kesan mendalam sebagai motor sport sejati layaknya prototipe MotoGP, Kawaski Ninja ini harus rela disunat pada bagian rangka belakang demi tampilan single seater yang menawan.
Bagian kaki-kaki juga tidak luput dari ubahan, seluruh part standar bawaan dipensiunkan, sebagai penggantinya satu set kaki-kaki baru copotan dari Ducati 1098 menjadi penggantinya. Perubahan pada sektor kaki-kaki ini cukup memberikan kesan berbeda pada wajah baru si Ninja, apalagi pada bagian belakang yang menggunakan model mono arm, membuat kesan yang jauh berbeda dibandingkan kaki-kaki standarnya yang menggunakan model arm ganda. Ban juga ikut mengimbangi dengan penggunaan model tapak lebar dari Bridgestone Battlax Racing R10 yang kuat akan karakter ban untuk motor sport.
Untuk masalah finishing Hengky memilih grafis sepeda motor Ianone sebagai pencitraan motor sport sejati. Warna dasar kuning yang cukup eye catchy dihiasi dengan pola grafis khas Ianone. Pengerjaan grafis sendiri dipilih dengan menggunakan cutting stiker, selain proses pembuatannya yang lebih simpel dibandingkan airbrush, penggunaan cutting sticker juga dianggapnya cukup praktis karena bisa dirubah dengan mudah saat bosan dengan grafis yang digunakan tanpa harus merubah warna dasar sepeda motor. Pemasangan part-part pemanis seperti kopling hydrolik dari KTC, footstep racing dan juga knalpot bergaya racing melengkapi ubahan besar pada Kawasaki Ninja 250.[Nur/timBX]