Mobil Rp. 250 .000
Motor Rp. 100.000


Hydrocarbon Crack System atau disingkat HCS adalah sistem yg memecah
atom Carbon (C) dan Hidrogen (H2) yg terkandung dalam hydrocarbon
dengan menggunakan katalis yg dipanaskan. Pemanasan katalis
menggunakan panas luar (exothermic) yg muncul di kendaraan kita
seperti di knalpot, blok mesin atau jalur air radiator yg terbuat dari
besi.

Keluaran dari katalis yaitu gas raw hydrogen disalurkan ke intake dan
menghisap unsur partikel carbon sehingga nantinya pada knalpot/gas
buang unsur carbon monoxida bisa berkurang dan hydrogen sebagai
penambah oktan pada kendaraan tersebut. Hydrocarbon yg saat ini sudah
terbukti memberikan hasil yg baik dan mudah didapat adalah bensin.
Semakin tinggi oktan bensin, maka semakin tinggi juga atom
hydrogennya. Tenaga yg dihasilkanpun akan semakin meningkat.

Jadi cara kerja HCS hanya saat mesin hidup. Yang mana sedotan intake
akan menarik uap bensin yg ada di tabung. Lalu uap bensin tersebut
melewati katalis dan selanjutnya masuk ke ruang bakar sehingga dapat
terbakar bersama bensin kendaraan. Di sini gas hydrgen hanyalah
sebagai suplemen bagi bahan bakar kendaraan untuk meningkatkan tenaga.

Keunggulan HCS
1. Power/torsi kendaraan meningkat sehingga dengan pijakan gas yg
lebih pendek dapat memperoleh akselerasi lebih baik dari sebelumnya.
Torsi puncak bisa diperoleh di rpm yg lebih rendah.
2. Bila power/torsi tersebut kita gunakan dengan bijak, maka
diharapkan memperoleh penghematan bahan bakar antara 15-30% di mobil
injeksi dan prosentase yg lebih tinggi di mobil karburator. Pernah
dilaporkan jg untuk sepeda motor Jupiter MX bisa hemat 100%.
3. Dari beberapa kali uji emisi dg metode HCS non-aktif dan aktif di
berbagai kendaraan seperti luxio, innova, avanza dan baleno, maka
terlihat adanya penurunan kadar HC dan CO saat HCS aktif. Asalkan saat
membuka kran HCS juga memperhatikan perubahan lambda di monitor.
4. Dalam beberapa kasus dilaporkan bahwa suhu AC lebih dingin
dibanding sebelumnya sehingga level suhu terpaksa diturunkan.
5. Setelah beberapa bulan pemakaian di kendaraan uji (avanza, granmax,
dan innova) yg menggunakan bensin premium melihat warna businya
seperti menggunakan bbm oktan 92/95.
6. Bila AFR/lambda dinaikkan di atas 1, maka penghematan bisa lebih
tinggi tanpa mengurangi tenaga.
6. Tidak memerlukan daya listrik dan mudah dipasang/bongkar tanpa
merusak komponen kendaraan yang sudah ada.
7. Katalis mampu digunakan sampai mesin ukuran 4000cc. Di amerika
serikat pernah diuji di mobil Durango dengan kapasitas 5700cc dan ada
peningkatan power dan sedikit hemat demikian juga di Indonesia pernah
dipasang di Chrysler MPV dg kapasitas 3000cc dengan hasil yg sama.
8. Bisa untuk kendaraan bermesin bensin maupun diesel (beda katalis).

Kelemahan HCS
1. Membuat repot bagi yg tidak serius karena harus mencari bukaan kran
yg tepat buat kendaraannya untuk memperoleh tenaga dan hemat bbmnya.
Serta pengisian tabungnya. Tabung standard yg diisi maks. 700cc
periode/jarak penggunaannya relatif pendek bagi sebagian orang. 700cc
biasanya sudah harus diganti baru bila sudah menempuh jarak 150km
untuk dalam kota atau 3-4 hari mana yg lebih dulu tercapai. Untuk luar
kota sampai jarak 175km.
2. Bila yg tersedot cairan bensinnya (karena isi tabung melewati batas
maks atau melewati jalan bergelombang) akan menyebabkan mesin mbrebet
karena terlalu banyak bensin masuk ke ruang bakar. Namun demikian hal
tsb tidak akan merusak komponen kendaraan maupun sistem HCS.
3. Bila bukaan kran terlalu besar, maka kevakuman akan turun. Di mobil
injeksi hasilnya tidak baik karena MAP sensor akan melaporkan adanya
tambahan beban sehingga akan menaikkan frequensi semprotan bensin ke
injektor. Jadi tidak memperoleh penghematan bensin bahkan bisa lebih
boros dibanding pada awalnya walaupun mendapatkan power yg lebih
besar.
4. Bukaan terlalu besar juga akan mempercepat menyusutnya isi tabung.
Biasanya penyusutan atau menurunnya kwalitas oktan bensin ditandai
dengan menurunnya performa kendaraan dibanding saat oktan bensin masih
tinggi.
5. Bagi sebagian user sering tidak menyadari jika isi tabung sudah
kosong. Bila ini terjadi sebaiknya langsung tutup kran di tabung dan
kran airmix (khusus karburator) agar kendaraan kembali dalam keadaan
normal (spt sebelum pakai HCS) dan untuk mencegah konsumsi bensin
lebih boros karena kevakuman menurun.

Hal-hal lain.
1. Bila tabung isi bensin tercampur air tidak apa2 sepanjang volume
airnya tidak mencapai batas maksimum isi tabung. Supaya tidak sampai
tersedot langsung oleh mesin. Kalau tercampur maka yg akan habis
terlebih dahulu adalah bensinnya karena lebih mudah menguap dan selalu
berada di atas air karena berat jenis air lebih besar daripada bensin.
2. Air bisa juga digunakan tapi tidak efektif. Tapi bila uap air
mendidih yg digunakan dan digabung dengan uap bbm sebelum masuk ke
katalis, maka jika volumenya tepat akan menjadikan hydrogennya
meningkat menjadi hydrogen rich, atau hydrogen yg lebih baik. Bisa
dicek melalui uji emisi..


HCS " Hydrogen Crack System "
Jl. Panglima Polim V Kebayorn Baru Jakarta Selatan
Hotline 02193824198